Selasa, 05 Maret 2019

Kerupuk Terung Laut Mengandung Banyak Protein

Kerupuk Terung Laut Mengandung Banyak Protein - CAMILAN  NUSANTARA


Teman-teman tau nggak bedanya terung laut dengan teripang? Terung laut mempunyai kulit yang sangat berlendir dan tubuhnya mengandung air. Sedangkan teripang kulitnya sedikit berlendir dan tubuhnya mengandung Lumpur.

Terung merupakan binatang dasar laut, yang berkembang biak dengan baik pada kedalaman 15 sampai 100 meter didasar laut, dengan lingkungan lumpur yang tidak begitu tebal. Terung ini berbentuk bulat seperti bola tennis, dengan diameter dari 5 cm - 15 cm dan tubuhnya dilingkupi lendir yang agak licin. berbeda dengan teripang yang berbentuk lonjong dan berwarna coklat gelap.

Di pesisir pantai utara Surabaya, Terung diolah menjadi kerupuk. Kerupuk terung berbeda dari kerupuk kebanyakan, meskipun sama-sama terbuat dari kulit binatang laut. Kerupuk terung memiliki rasa yang gurih, renyah, enak dan juga berigizi, Krupuk Terung ini cocok untuk camilan disegala suasana bersama teman, keluarga atau orang-orang terdekat kita. Pengolahan kerupuk terung terbilang cukup panjang dan rumit. Namun karena mengandung kadar protein yang tinggi serta ketersediaan terung yang terbatas, menjadikan kerupuk terung ini memiliki nilai jual yang cukup mahal untuk ukuran panganan kerupuk.

Cara Membuat Terung goreng
  1. Pertama-tama bersihkan terung laut. Keluarkan air dari tubuh terung laut dengan cara memasukkan ke dalam keranjang lalu injak-injak agar lumpurnya hilang. Setelah terung laut berubah menjadi berwarna putih.
  2. Kemudian terung laut yang sudah dibersihkan dibelah untuk mengeluarkan isinya. Bentuk satu garis lurus mulai dari mulut hingga ke anus, tujuannya agar saat digoreng nanti terung lautnya tidak menggulung.  Setelah itu pisahkan isi perut terung laut dengan kulit terung laut. Isi perut terung laut juga bisa dimanfaatkan sebagai krupuk lho. 
  3. Selesai pencucian, diamkan terung laut selama semalam kemudian di bawah terik matahari selama 12 jam jemur Hingga kering.
  4. Setelah kulit terung laut mengering, saatnya melakukan penggorengan. 
  5. Pertama-tama masukkan kulit terung laut ke dalam wajan berisi pasir yang telah dipanaskan. 
  6. Kemudian di bolak-balik hingga kulit terung laut menjadi sedikit mekar. Tahap ini merupakan penggorengan awal, oleh sebab itu penggorengan tidak perlu terlalu lama sampai didapatkan krupuk setengah jadi. Krupuk terung laut disangrai dengan menggunakan pasir supaya lebih tahan lama dan tidak cepat berbau apek. 
  7. Selanjutnya krupuk terung setengah jadi ini disimpan ke dalam gudang. Semakin lama krupuk terung setengah jadi ini disimpan ke dalam gudang maka kualitasnya akan sangat bagus ketika digoreng dengan minyak. Selain lebih renyah ternyata krupuk yang disimpan lama juga lebih gurih. 
  8. Lalu masukkan krupuk terung kedalam minyak panas, kemudian tunggu sampai krupuk terung menjadi lebih mekar. 

Meskipun rasanya sedikit pahit tetapi sampai saat ini krupuk terung laut ini masih menjadi favorit karena krupuk terung laut ini mempunyai kandungan fosfor yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi.


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar