Sabtu, 20 Oktober 2018

Kandungan Dan Manfaat Yang Terkandung Didalam Kacang Kedelai

Kandungan Dan Manfaat Yang Terkandung Didalam Kacang Kedelai - CAMILAN NUSANTARA
 

Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang merupakan sumber protein yang cukup tinggi. Selain itu juga merupakan sumber lemak, vitamin, dan mineral. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Kedelai bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan, minuman, serta penyedap cita rasa makanan. Sebagai bahan makanan kedelai tidak langsung dimasak, tetapi diolah terlebih dahulu melalui beberapa tahapan proses misalnya dibuat tempe, tahu, keripik kedelai, susu kedelai, dan bubuk kedelai. Sebagai bahan minuman kedelai diproses, dimasak, dikemas secara modern baik dalam botol maupun dalam karton sehingga dihasilkan minuman dari kedelai.

Untuk pembuatan produk olahan kedelai yang bermutu diperlukan beberapa bahan pokok dan bahan pendukung. Untuk bahan pokok atau bahan baku perlu diperhatikan jenis kedelai, yang dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu kedelai kuning, kedelai hijau, kedelai hitam, dan kedelai cokelat. Jenis-jenis kedelai tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut :
(1). Kedelai putih, adalah kedelai yang bijinya berwarna kuning, atau putih atau juga hijau apabila dipotong melintang memperlihatkan warna kuning pada irisan kepingnya. Kedelai inilah yang biasanya dijadikan susu atau bubuk kedelai,
(2). Kedelai hijau, adalah kedelai yang kulit bijinya berwarna hijau yang apabila dipotong melintang memperlihatkan warna hijau pada irisan kepingnya,
(3). Kedelai hitam, adalah kedelai yang bijinya berwarna hitam. Kedelai inilah yang biasanya dijadikan kecap,
(4). Kedelai cokelat, adalah kedelai yang kulit bijinya berwarna cokelat. Kedelai merupakan sumber protein nabati yang efisien, dalam arti bahwa untuk memperoleh jumlah protein yang cukup diperlukan kedelai dalam jumlah yang kecil. Nilai protein kedelai jika difermentasi dan dimasak akan memiliki mutu yang lebih baik, biji kedelai tidak dapat dimakan langsung karena mengandung tripsin inhibitor dan melalui proses pemasakan tripsine inhibitor dapat dinetralkan, selain anti tripsine, senyawa antigizi lain yang terkandung dalam kedelai antara lain hemaglutinin, asam fitat, dan oligosakarida penyebabm flatulensi, yaitu timbulnya gas dalam perut sehingga perut menjadi kembung.

Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varietas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 - 43 %. Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, daging, ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu skim kering. Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang berasal dari 157,14 gram kedelai.

Protein kedelai merupakan salah satu sumber protein yang sangat baik dan bermutu tinggi. Protein kedelai mengandung asam amino yang cukup tinggi dan lengkap terutama asam amino glutamat yang merupakan asam amino yang paling dominan dalam menyusun protein kedelai, juga memiliki kandungan lisin yang termasuk asam amino essensial dalam jumlah yang besar sehingga dapat menutupi kekurangan lisin yang biasanya terdapat pada beras dan jagung. Dibandingkan dengan kacang-kacangan yang lain, susunan asam amino pada kedelai lebih lengkap dan seimbang.

Kandungan dan Manfaat Kedelai

Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kedelai memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap dengan kandungan protein yang tinggi dan diseimbangi dengan karbohidrat dan lemak yang lebih rendah. Kandungan lemak yang ada dalam kedelai adalah asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 dan omega-6.

Kedelai  memiliki kandungan vitamin meliputi vitamin K, folat, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B1, dan sedikit vitamin C, vitamin B3, vitamin E, dan vitamin B5. Sedangkan mineral yang terkandung dalam kedelai antara lain seperti mangan, zat besi, fosfor, magnesium, tembaga, kalium, kalsium, selenium, dan zinc.

Kedelai juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan senyawa lainnya yang ada dalam kedelai antara lain adalah asam fitat, saponin, dan tidak lupa juga isoflavon. Senyawa isoflavon merupakan antioksidan golongan polifenol yang paling banyak terkandung dalam kedelai.

Kedelai dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Lebih jelasnya lagi, berikut adalah penjelasan mengenai berbagai manfaat kedelai untuk kesehatan:
1. Pengganti susu sapi
2. Mengontrol kolesterol
3. Menurunkan tekanan darah
4. Menjaga kesehatan jantung
5. Menjaga kesehatan tulang dan sendi
6. Mengatasi gejala menopause
7. Mengontrol berat badan
8. Melawan kanker
9. Mengatasi insomnia

10. Meningkatkan sistem imun


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar