5 Macam Jenis Diabetes Dan Buah Yang Aman Untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

5 Macam Jenis Diabetes Dan Buah Yang Aman Untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes – Camilan Nusantara



Penyakit diabetes merupakan penyakit kronis dimana kemampuan tubuh untuk memproses glukosa darah (gula darah) mengalami gangguan. Diabetes terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

1. Prediabetes
Prediabetes adalah kondisi ketika kadar glukosa darah tinggi dari normal, namun belum sampai menyebabkan penyakit diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Idealnya, kadar gula darah puasa pada orang sehat kurang dari 100 mg/dl. Sementara jika Anda mengalami prediabetes, kadar gula darah Anda lebih dari itu, yaitu sekitar 100-125 mg/dl. Nah, kalau kadar gula darah Anda lebih dari 125 mg/dl, maka Anda dikatakan sudah mengalami diabetes.

Prediabetes masih bisa disembuhkan. Jadi, tak semua orang yang dinyatakan mengalami prediabetes sudah pasti akan terkena penyakit diabetes. Meski begitu, Anda juga harus waspada. Pasalnya, prediabetes jadi peringatan bahwa Anda sudah berisiko tinggi terkena penyakit diabetes.

2. Diabetes tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun kronis yang terjadi ketika tubuh kurang atau sama sekali tidak dapat menghasilkan hormon insulin. Kondisi ini disebabkan karena sistem imun Anda malah menyerang dan merusak sel beta penghasil insulin di dalam pankreas.

Sering kali diabetesi tipe 1 memerlukan terapi insulin seumur hidup untuk mengendalikan gula darahnya. Namun, pemberian terapi insulin ini mungkin akan berbeda pada setiap orang. Jumlah insulin yang akan Anda perlukan setiap hari akan bergantung pada berbagai faktor termasuk pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan seberapa parah penyakit diabetes yang Anda miliki. Dibandingkan diabetes tipe 2, tipe diabetes ini memang terbilang kurang umum. Walau begitu, kondisi ini dapat terjadi pada usia berapa pun, terutama anak-anak, remaja, atau dewasa muda

3. Diabetes tipe 2
Pada diabetes tipe 2, tubuh Anda tetap menghasilkan hormon insulin tapi jumlahnya sedikit. Hal ini membuat tubuh tidak bisa menggunakan insulin untuk mengolah gula darah menjadi energi secara efektif. Jenis diabetes ini paling banyak dialami oleh masyarakat dunia. Mengutip dalam laman CDC, diperkirakan sekitar 95 persen kasus diabetes adalah diabetes tipe 2. Secara umum, jenis diabetes ini dapat menyerang siapa saja pada semua kalangan usia. Namun, diabetes tipe 2 biasanya lebih mungkin terjadi pada orang dewasa dan lansia karena faktor gaya hidup.

4. Diabetes gestasional
Diabetes gestasional adalah gula darah tinggi yang terjadi selama kehamilan meski sebelumnya ibu hamil tidak memiliki riwayat diabetes. Tipe diabetes ini muncul karena plasenta ibu hamil akan terus menghasilkan sebuah hormon khusus. Nah, hormon inilah yang menghambat insulin bekerja dengan efektif. Akibatnya, kadar gula darah Anda pun menjadi tidak stabil selama kehamilan. Wanita yang hamil di usia 30 tahun, memiliki berat badan berlebih, pernah mengalami keguguran atau bayi lahir mati (stillbirth), atau punya riwayat penyakit hipertensi dan PCOS, berisiko tinggi mengalami diabetes gestasional.

5. Diabetes labil
Diabetes labil juga disebut dengan “brittle diabetes” atau diabetes rapuh merupakan tipe diabetes yang cukup parah. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh Anda naik turun tidak menentu. Naik turunnya gula darah ini dapat terjadi dengan cepat dan tidak bisa diprediksi, sehingga bagi beberapa orang, kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman.
Seseorang yang memiliki riwayat penyakit diabetes tipe 1 berisiko tinggi mengalami diabetes labil. Namun, tidak berarti semua orang dengan penyakit diabetes tipe 1 pasti akan mengalaminya. Wanita usia 20-30an yang hormonnya tidak seimbang, memiliki kelebihan berat badan, punya riwayat gangguan hipotiroidisme (kadar hormon tiroid rendah), mengalami stres bahkan depresi, berisiko tinggi terkena diabetes rapuh. Untungnya, kondisi ini sudah jarang terjadi berkat kemajuan dalam pengobatan diabetes.

Nah, agar dapat mencegah terjadinya lonjakan gula darah, sebaiknya para penderita diabetes menerapkan gaya hidup sehat, seperti dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat. Makanan yang sehat terdiri dari biji-bijian, sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk buah-buahan, sebaiknya penderita diabetes memilih buah yang rendah kalori dan tidak terlalu banyak mengandung gula, agar dapat mencegah terjadinya lonjakan gula darah. Nah, berikut 7 buah yang bisa dikonsumsi penderita diabetes.

1. Apel
Hasil gambar untuk buah apel
Apel mengandung serat larut, yang bersifat anti inflamasi, sehingga dapat membantu pemulihan penderita diabetes yang terkena infeksi. Selain itu, kandungan serat larut pada apel dapat membuat perut kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga menurunkan keinginan untuk makan kembali dan berat badan pun dapat terkontrol, sehingga resiko obesitas yang merupakan salah satu penyebab diabetes pun dapat terhindari. Tak hanya itu saja, serat larut tersebut juga dapat memperlambat penyerapan nutrisi (salah satunya gula) ke dalam aliran darah, dan mengurangi kolestrol jahat (LDL).

2. Jeruk
Hasil gambar untuk buah jeruk
Kandungan serat yang tinggi pada buah jeruk dapat membantu memodulasi darah, dengan cara memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah, sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya lonjakan gula darah.

3. Belimbing
Hasil gambar untuk buahp belimbing
Kandungan kalori dan karbohidrat pada buah belimbing rendah, sehingga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu, buah belimbing juga mengandung serat yang tidak larut, sehingga efektif dapat menyerap glukosa, menunda difusi glukosa dan juga menunda pelepasan glukosa dari pati. Hal tersebut menyebabkan konsentrasi gula darah postprandial (gula darah setelah makan) menjadi menurun, sehingga dapat membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darahnya.

4. Alpukat
Hasil gambar untuk buah alpukat
Sama seperti buah belimbing, alpukat juga rendah kandungan karbohidratnya, sehingga baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Selain itu, alpukat juga mengandung lemak sehat yang tinggi, sehingga dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama, dan juga dapat membantu tubuh kamu menggunakan insulin dengan lebih efektif.

5. Pir
Hasil gambar untuk buah appir
Buah pir termasuk buah yang kaya akan vitamin dan juga serat, serta rendah akan karbohidrat dan juga kalori, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Kandungan serat yang tinggi pada buah pir, dapat membantu mengurangi kadar kolestrol jahat (LDL), dan mengontrol kadar glukosa darah. Selain itu, serat tersebut juga dapat memperlambat penyerapan karbohidrat ke dalam tubuh, sehingga kenaikan glukosa darah akan menjadi lebih lambat dan mengurangi resiko terjadinya lonjakan gula darah.

6. Stroberi
Hasil gambar untuk buah stroberi
Buah stroberi merupakan buah yang rendah kandungan karbohidratnya, dibandingkan dengan buah lainnya, sehingga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu, buah stroberi juga kaya akan antioksidan, sehingga dapat melindungi tubuh dari penyakit kronis lainnya. Dengan rutin mengonsumsi buah stroberi, dapat mengurangi resiko penderita diabetes terkena komplikasi penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan gagal ginjal.

7. Persik
Hasil gambar untuk buahpersik
Buah persik ini merupakan buah tropis yang memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Indeks glikemik merupakan nilai yang ditetapkan pada suatu makanan berdasarkan seberapa cepat dan lambatnya makanan tersebut dapat meningkatkan kadar glukosa darah.

Nah, itulah ulasan tentang 7 buah-buahan untuk penderita diabetes. Semua buah itu baik untuk kesehatan, namun gak semua buah memiliki efek yang baik untuk penderita diabetes, karena terdapat beberapa buah yang kadar glukosanya sangat tinggi, sehingga akan berbahaya jika dikonsumsi oleh penderita diabetes. Semoga bermanfaat 


Baca Juga :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distributor Snack Curah Harga Grosir

Distributor Keripik Ceker di Surabaya

Snack Curah Murah Surabaya