Oleh-Oleh Yang Bisa Anda Bawa Pulang Saat Berkunjung Ke Banjarmasin

Oleh-Oleh Yang Bisa Anda Bawa Pulang Saat Berkunjung Ke Banjarmasin – Camilan Nusantara



Dikenal sebagai kota seribu sungai, Banjarmasin memang memiliki lanskap dengan banyak sungai yang mengalir di seantero penjuru kota. Bukan cuma sungai, tapi Banjarmasin juga punya segudang sejarah, kesenian dan budaya, kekayaan alam, juga aspek geopolitik yang beragam. 

Kota Banjarmasin akan sangat indah ketika dilihat dari atas pesawat.. Sungai Barito yang panjang terlihat seakan-akan membelah kota Banjarmasin. Di sungai terbesar di Kalimantan Selatan itulah terdapat pasar terapung yang sudah terkenal ke mancanegara. 

Setiap berkunjung ke suatu kota, kurang lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh. Begitu pula jika kamu berkunjung ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Cinderamata atau makanan khas daerah setempat bisa kamu dapatkan di pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Kalimantan Selatan. Berikut beberapa sentra oleh-oleh yang bisa kamu kunjungi selama di Banjarmasin.

1. Batu Mulia
Pernah mendengar kota Martapura? Yap, kota ini terkenal sebagai penghasil batu mulia di Kalimantan Selatan. Pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan Pasar Batu adalah pusat penjualan batu mulia ini. Batu mulia yang dijual disini dapat diolah menjadi kalung, gelang, cincin, atau ukiran-ukiran karakter. Lokasinya pun sangat strategis, sehingga jangan heran jika kamu akan melihat banyak wisatawan yang berkunjung di tempat ini. 
Harga pernak-pernik yang terbuat dari batu mulia ini dibanderol dengan harga yang bervariasi, tergantung dari jenis batu yang dipilih. Ada yang seharga Rp 15 ribu, Rp 35 ribu, atau ada juga tas manik-manik yang dibanderol dengan harga Rp 70 ribu. Penjual pun berani mematok harga hingga ratusan juta rupiah untuk batu mulia sekelas sapphire dan sejenisnya. Sebelum membeli, kamu bisa menawar terlebih dahulu seperti di pasar tradisional pada umumnya.

2. Rabuk Ikan
Satu hal yang tidak boleh kamu lewatkan kalau berkunjung ke Banjarmasin, apalagi kalau bukan Rabuk Ikan Haruan atau yang akrab disebut abon ikan haruan. Melimpahnya ikan haruan atau gabus di kota ini, membuat olahan ikan ini mudah dijumpai di rumah-rumah makan. Masyarakat Kalimantan Selatan pun sangat menyukai olahan ikan haruan ini. Selain dagingnya yang lembut serta rasanya yang gurih, ikan haruan kaya akan protein. Rabuk ikan inisangat cocok untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Abon ikan haruan ini juga dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah penyakit stroke. 

3. Kerupuk Amplang
Masih seputar kuliner khas Banjarmasin, pastikan kamu mencoba amplang khas Kalimantan Selatan. Kerupuk ini dikenal dengan nama “kuku macan” dan merupakan makanan favorit para wisatawan. Ikan yang biasa digunakan adalah ikan pipih dan ikan tenggiri. Sentra pembuatan amplang yang terkenal ada dari kabupaten Kotabaru. 

4. Kue Rangai
Pernahkah kamu mendengar kue Wadai Rangai? Jika belum, maka sebaiknya segera cari makanan khas asal Banjarmasin ini saat tiba di sana. Wadai Rangai adalah jenis kue yang terbuat dari sagu dengan rasa manis dan gurih. Dulunya, kue ini hanya disajikan ketika acara-acara adat atau acara formal. Namun sekarang, kue ini sudah bisa dijadikan camilan keluarga. Sangat enak dinikmati dengan secangkir teh. 

5. Kaos Banjarmasin
Kaos juga salah satu oleh-oleh yang kerap menjadi pilihan para wisatawan. Jika di Jogja ada kaos Dagadu, di Bali ada Joger, maka di Banjarmasin ada kaos HY-MUNK yang berarti senang dan bahagia. Kaos dari Banjarmasin ini memperlihatkan ensiklopedia budaya, adat istiadat, serta profil suku Banjar tanpa mengurangi unsur komersial dan artistik kaos tersebut. Kaos ini sangat menarik dan eksotis untuk dipakai atau dikoleksi. Harga yang dibanderol mulai dari 70 ribu rupiah. 

6. Sasirangan
Sasirangan adalah kain khas suku Banjar yang sering menjadi incaran para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh. Sasirangan mempunyai arti “proses pen-jelujur/lajur-an” yang disimpul dengan benang/tali lain, lalu dicelup untuk pewarnaan. 
Kain sasirangan ini mempunyai 19 motif. Di antaranya adalah ombak menerjang batu karang, sarigading, bunga kacang panjang, bintang bertaburan di langit, jamur kecil, daun kangkung, irisan daun pudak, ular naga, daun bayam, daun jeruju, turun dayang (garis-garis), gigi ikan gabus, dan jumputan. Berdasarkan sejarahnya, setiap motif mempunyai fungsi yang berbeda. Ada yang digunakan untuk ritual adat, pengobatan, serudung, kemben, dan sebagainya. 
Namun seiring perkembangan zaman, nilai kesakralan kain ini mulai luntur sebagaimana kegunaan di awalnya. Sasirangan dan telah menjadi produk seni dan komersil yang telah merambah hingga ke luar negeri. 

7. Panting
Panting adalah alat musik petik dari Kalimantan Selatan. Bentuknya seperti gambus Arab berukuran lebih kecil dan dihias dengan ornamen ukiran pada beberapa bagian. Ukiran yang biasa dibuat adalah kepala naga pada bagian kepala Panting dan ornamen khas suku Banjar pada bagian lambung. Tidak hanya digunakan untuk bermusik, Panting juga terkadang dijadikan penghias ruangan. Panting dijual dengan harga berkisar Rp 850 ribu. 

8. Miniatur Rumah Adat
Miniatur rumah adat juga boleh menjadi salah satu pilihan ketika sedang mencari oleh-oleh khas Kalimantan Selatan. Miniatur rumah adat ini biasanya terbuat dari kayu agatis. Ini merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan budaya Banjar. Bagi masyarakat Banjar yang sedang merantau, miniatur rumah adat ini bisa menjadi obat rindu terhadap kampung halaman. Ada beberapa jenis rumah adat suku Banjar yang bisa kamu jadikan oleh-oleh. Diantaranya adalah tadah alas, cacak burung, balai kaki, joglog gudang, bubungan tinggi, dan sebagainya. 

9. Ikan Saluang
Ikan saluang merupakan makanan khas Banjarmasin yang sangat enak dijadikan lauk atau sekadar camilan. Ikan ini sangat cocok digoreng.Tapi lebih nikmat lagi jika dibalut dengan tepung, karena rasanya akan semakin enak dan gurih. Kamu juga bisa membawa pulang ikan ini sebagai oleh-oleh karena sudah ada yang tersedia dalam kemasan. Uniknya, ikan saluang ini tidak mudah melempem meskipun disimpan berhari-hari. 

10. Dodol Kandangan
Satu lagi oleh-oleh khas Banjarmasin yang tidak boleh kamu lewatkan yaitu Dodol Kandangan. Dodol ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan gula aren sehingga rasanya cenderung manis. Disebut Dodol Kandangan karena penghasil terbesar dodol ini adalah kota Kandangan. Jarak kota ini dari Banjarmasin sekitar 135 kilometer. Dodol ini tersedia dalam berbagai varian rasa. Namun, yang paling banyak diminati adalah rasa durian. Silakan kunjungi salah satu toko oleh-oleh terdekat dengan tempat kamu menginap. Harga jualnya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 9 ribu. 

Nah itu lah Oleh-Oleh Yang Bisa Anda Bawa Pulang Saat Berkunjung Ke Banjarmasin. Oleh-oleh ini tentunya bisa anda berikan kepada saudara dan keluarga di rumah. Semoga bermanfaat.


Baca Juga :

Komentar

  1. mari bergabung dengan kami di ionqq_com
    menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi segera bergabung yuk dengan kami ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distributor Snack Curah Harga Grosir

Distributor Keripik Ceker di Surabaya

Snack Curah Murah Surabaya