Rabu, 03 Juli 2019

Tips Memberikan Camilan Sehat Untuk Anak

Tips Memberikan Camilan Sehat Untuk Anak – Camilan Nusantara


Banyak orang berpandangan bahwa camilan/Camilan adalah makanan manis, berminyak, berlemak, asin, dan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Namun, tidak selamanya Camilan buruk bagi kesehatan. Justru, camilan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan Anda, termasuk anak Anda.
Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, mereka membutuhkan jumlah asupan nutrisi yang cukup banyak karena di masa ini anak akan mengalami banyak perubahan, seperti tubuh yang akan bertambah tinggi. Nah, untuk mencukupi nutrisinya, anak membutuhkan makanan tambahan, yaitu berupa Camilan.

Mengapa anak butuh Camilan?

Semua anak pasti menyukai Camilan. Bahkan makan Camilan merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh anak. Biasanya camilan memang lebih menarik menurut anak dibandingkan dengan makanan utama. Rasanya yang lezat dalam porsi kecil membuat anak puas setelah memakannya. Camilan rupanya berperan penting dalam memenuhi kebutuhan si kecil. Beberapa alasan mengapa camilan dibutuhkan anak adalah:
  • Lambung anak masih kecil, tidak seperti lambung orang dewasa yang sudah bisa menampung banyak makanan dalam sekali makan. Karena itu, anak disarankan untuk makan dalam porsi kecil tetapi sering. Jika anak hanya makan 3 kali per hari seperti orang dewasa, maka kebutuhan anak tidak dapat dipenuhi.
  • Camilan membantu menyediakan energi dan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk bertumbuh dan berkembang, serta untuk membantu menjaga kesehatan anak. Camilan membantu balita memenuhi kebutuhannya karena balita biasanya tidak bisa makan banyak, apalagi jika makan sambil duduk, balita pada umumnya tidak betah jika harus duduk terlalu lama.
  • Camilan berfungsi untuk menjaga agar anak tidak terlalu lapar di antara waktu makan, sehingga anak tidak makan berlebihan pada waktu makan utama. Hal ini dapat membantu anak mengukur porsi makannya dan mencegah anak makan berlebih karena faktor emosional. Camilan juga dapat mencegah kebosanan anak terhadap makanan.
  • Camilan juga dapat dijadikan kesempatan untuk menawarkan anak makanan baru.

Waktu makan camilan yang teratur juga dapat membantu anak untuk membiasakan pola makan sehat sejak dini. Kapan sebaiknya anak makan camilan?

Ini yang harus Anda perhatikan. Waktu makan camilan yang tidak menentu dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pada akhirnya berujung pada kegemukan. Selain itu, waktu makan camilan yang tidak dibatasi sampai anak benar-benar merasa kenyang juga membawa dampak negatif kepada anak. Ini dapat mengganggu selera makan anak saat makan makanan utama dan juga dapat mengganggu rasa lapar dan kenyang si anak.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan manfaat dari camilan, Anda sebagai orangtua harus mengetahui batasan camilan. Anak perlu makan sebanyak 5-6 kali dalam sehari, yang terdiri dari 3 kali waktu makan utama dan 2-3 kali makan camilan. Waktu yang baik untuk Anda menawarkan camilan pada anak adalah beberapa jam setelah ia selesai makan utama dan sekitar 1-2 jam sebelum makan utama selanjutnya. Atau biasanya anak butuh makan camilan setiap 3-4 jam sekali. Jika Anda membiasakan anak untuk makan camilan dan makan utama secara teratur, kebiasaan makan sehat akan terbentuk secara perlahan pada anak dan juga anak dapat terhindar dari kenaikan berat badan berlebih.

Tips Memberikan Camilan Sehat Untuk Anak
  1. Jangan jadikan junk food sebagai camilan anak. Contohnya adalah burger, permen, atau keripik kemasan. Lebih baik Anda sediakan camilan yang lebih sehat, seperti buah-buahan.
  2. Sediakan camilan yang banyak mengandung serat. Anak membutuhkan serat untuk melancarkan pencernaannya. Selain itu, makanan berserat juga membuat anak kenyang lebih lama.
  3. Anda harus kreatif dalam menyajikan camilan anak. Seperti campuran makanan yang berwarna-warni juga dapat membuat anak tertarik untuk memakannya. Namun isi dari makanan tersebut harus bergizi.
  4. Tawarkan anak camilan yang tidak biasa, seperti salad buah. Ini juga dapat menjadi kesempatan Anda menawarkan makanan baru ke anak.
  5. Menu sarapan anak, seperti sereal dengan susu, juga dapat menjadi camilan anak di siang atau sore hari. Namun, sajikan dalam bentuk yang berbeda, dicampur dengan buah kering atau kacang misalnya.
  6. Makanan manis juga dapat menjadi pilihan untuk camilan, namun jangan terlalu manis ya. Puding dengan campuran buah atau smoothie juga bisa jadi pilihan.


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar