Rabu, 10 April 2019

Mengenal Macam-Macam Jenis Kentang

Mengenal Macam-Macam Jenis Kentang – CAMILAN NUSANTARA


Kentang atau nama latinya Solanum tuberosum L. merupakan salah satu tanaman pangan terpenting ketiga yang ada di dunia setelah beras dan gandum untuk dikonsumsi manusia. Kentang berasal dari daerah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. International Potato Centre (CIP) menyebutkan bahwa daerah tersebut merupakan pusat konservasi keanekaragaman hayati kentang. Tanaman kentang dapat dibudidayakan di beberapa negara beriklim sedang, tropis dan subtropis . Di Indonesia, kentang dibudidayakan oleh petani di daerah dataran tinggi antara 800-1800 m.

Kentang merupakan tanaman umbi-umbian dan tergolong tanaman berumur pendek. Tumbuhnya bersifat menyemak dan menjalar dan memiliki batang berbentuk segi empat. Batang dan daunnya berwarna hijau kemerahan atau berwarna ungu. Umbinya berawal dari cabang samping yang masuk ke dalam tanah, yang berfungsi sebagai tempat menyimpan karbohidrat sehingga bentuknya membengkak. Umbi ini dapat mengeluarkan tunas dan nantinya akan membentuk cabang yang baru .

Dikatakan bahwa kentang memiliki beberapa macam varietas yang tentunya memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Inilah yang membuat bentuk, ukuran dan warna yang berbeda-beda bahkan makanan yang dibuat dari olahan kentang juga bermacam-macam. Berikut ini ada macam-macam jenis kentang yang perlu anda ketahui :

Kentang Merah
Sudah pasti kentang jenis ini kulitnya berwarna merah, akan tetapi umbi kentang ini berwarna kuning. Jenis kentang merah ini masih tergolong langka didapat, dataran tinggi Dieng adalah sebagai salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil kentang merah di Indonesia. Biasanya penyajian kentang merah akan direbus dan dicampur dengan salad.

Kentang Inggris
Kentang Inggris banyak di budidayakan di daerah jawa timur, mulai dari bentuk dan ukuran tidak jauh berbeda dengan kentang priangan. Yang membuatnya berbeda dari kentang lainnya adalah kentang Inggris yang tergolong sebagai kentang berkualitas baik, di samping rasanya yang enak dan gurih, kentang ini kuat terhadap hama dan penyakit namun tidak sekuat kentang jawa.

Kentang Kuning
Kentang kuning adalah kentang yang memiliki kulit dan umbi berwarna kuning. Rasa yang dimilikinya juga lebih enak daripada kentang putih, serta tidak mudah hancur bila digoreng atau dimasak. kentang kuning biasanya harganya lebih mahal daripada kentang putih. Teksturnya yang lebih padat membuat kentang kuning cocok untuk dibuat kentang goreng ala restoran, kroket, perkedel dan baked potato.

Katadhin
Perlu kalian ketahui bahwa kentang katadhin ini merupakan kentang goreng dari Prancis. Selain memiliki rasa yang klasik, kentang ini juga memiliki kulit lembut dan daging bewarna kekuningan. Kentang jenis ini dapat kalian olah dengan berbagai cara, namun tidak cocok kalau dibuat salad ya.

Kentang Hijau
Kentang hijau adalah kentang yang dipanen terlalu dini atau terlalu banyak mendapat sinar matahari. Warna kentang hijau berasal dari solanin, yaitu sejenis senyawa alkaloid yang bersifat racun. Untuk itu, jangan c0ba-coba untuk mengkomsumsi kentang jenis ini, sebab kentang muda dan hijau dapat mengakibatkan sakit kepala, sakit perut, dan buang-buang air. Kentang ini jarang digunakan untuk masakan, karena belum cukup matang untuk dikonsumsi.

Kentang Hitam
Kentang hitam adalah kentang yang kulitnya berwarna ungu tua kehitaman, sedang umbinya berwarna krem pucat dengan lingkaran ungu. Bunga tanaman kentang hitam berwarna ungu. Kentang jenis ini sekarang banyak ditanam di kepulauan Shetland. Biasanya digunakan untuk campuran sayuran, seperti sup dan salad.

Kentang jawa
Kentang jawa terkenal dengan rasanya yang gurih dan enak. Daging umbi kentang jawa berwarna kuning dan mata umbinya dalam. Kentang jawa tahan terhadap penyakit. Kentang jawa sering disebut juga sebagai kentang gunung.

Kentang tengger
Kentnag tengger menyerupai jenis kentang priangan dan kentang jenis ini bisa kalian jumpai di daerah tengger.


Baca Juga :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar