Kamis, 28 Maret 2019

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil - CAMILAN NUSANTARA


Kurma, (Arab: تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia[1]. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m.
Buah kurma yang lezat ini merupakan sumber energi yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Mineral penting yang terdapat pada kurma, diantaranya: kalsium, sulfur, zat besi, potassium, fosfor, mangan, tembaga, magnesium dan zink yang bermanfaat bagi kesehatan. Kurma juga mengandung vitamin seperti thiamin, riboflavin, niacin, folate, vitamin A dan vitamin K.

Seratus gram kurma mengandung zat gizi sebagai berikut:

Serat 6,7 gram (27% AKG)
Potassium 696 mg (20%AKG)
Tembaga 0,4 mg (18% AKG)
Mangan 0,3 mg (15% AKG)
Magnesium 54 mg (14% AKG)
Vitamin B6 0,2 mg (12% AKG)

Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil

1. Mempercepat kontraksi
Manfaat kurma untuk ibu hamil yang mendekati waktu persalinan adalah merangsang kontraksi. Kurma dapat memicu produksi hormon oksitosin dalam tubuh yang kemudian mempermudah proses persalinan.

Sebuah penelitian mengungkapkan, ibu hamil yang rutin mengonsumsi buah kurma pada akhir masa kehamilannya membutuhkan oksitosin yang lebih rendah daripada kelompok yang tidak rutin mengonsumsi kurma.

Pada beberapa kasus persalinan yang lama, misalnya diakibatkan karena fase laten yang berlangsung panjang, suntikan oksitosin diperlukan untuk menginduksi kontraksi rahim.

2. Membantu proses bukaan
Persalinan normal baru akan terjadi ketika seluruh pembukaan dikatakan lengkap. Pada beberapa kasus, jarak dari bukaan 1 ke bukaan 2 umumnya memakan waktu lama. Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat kurma untuk ibu hamil tua adalah membantu pembukaan yang lebih cepat ketika akan melahirkan.

3. Mencegah ketuban pecah dini
Istilah ketuban pecah dini adalah istilah yang digunakan untuk wanita hamil yang mengalami pecah ketuban sebelum waktunya melahirkan. Kondisi ketuban pecah dini dapat meningkatkan risiko korioamnionitis atau infeksi pada cairan ketuban.

Setelah ketuban pecah, bakteri akan lebih mudah masuk ke cairan ketuban sehingga dapat membahayakan ibu dan janin. Dengan mengonsumsi kurma, ibu hamil akan memiliki selaput kertuban yang lebih mudah dan kuat sehingga tidak mudah pecah sebelum waktu persalinan tiba.

Sebuah penelitian mengungkapkan, ibu hamil yang mengonsumsi kurma secara rutin pada minggu-minggu terakhir sebelum persalinan, lebih jarang mengalami selaput ketuban pecah sebelum persalinan.

4. Membantu pemulihan pascapersalinan
Manfaat kurma untuk ibu hamil tidak hanya berguna ketika proses persalinan, namun manfaat yang bisa didapatkan adalah membantu pemulihan setelah melahirkan. Karena kurma membantu menghasilkan oksitosin, hal itu dapat membantu proses penghentian darah serta pemulihan fungsi rahim. Selain itu, kurma membantu menghasilkan hormon oksitosin yang dapat membantu proses menghentikan perdarahan serta pemulihan fungsi rahim.

5. Mencegah anemia
Manfaat kurma untuk ibu hamil berikutnya adalah kemampuannya mencegah anemia. Zat besi yang terkandung di dalamnya dibutuhkan untuk mengatasi anemia. Zat besi menjaga hemoglobin di tubuh dan memperkuat kekebalan janin dan ibu.

6. Persalinan normal lebih tinggi
Bagi Anda yang ingin melahirkan secara normal, salah satu asupan yang bisa Anda konsumsi adalah kurma. Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat kurma untuk ibu hamil adalah menjalani persalinan normal. Sedangkan mereka yang tidak rutin mengonsumsi kurma, peluang melahirkan normal lebih rendah.

7. Menghindari konstipasi
Selain karena kandungan seratnya yang berguna untuk menjaga sistem pencernaan bekerja dengan baik, manfaat kurma untuk ibu hamil adalah mengatasi konstipasi akibat dari kehamilan. Selain itu, kurma juga bisa membuat perut merasa kenyang, menjaga berat badan ideal dan mengurangi tingkat kolesterol.

8. Memberi energi tambahan
Memasuki masa kehamilan, tubuh seorang wanita akan membutuhkan lebih banyak energi dibanding biasanya. Konsumsi satu cangkir setiap hari bisa memenuhi kebutuhan gula tanpa menambah kalori.

9. Menyediakan vitamin K untuk janin
Vitamin K tidak hanya berguna untuk menghentikan perdarahan, namun juga dapat membantu kesehatan tulang janin. Usai persalinan, bila ibu melanjutkan mengonsumsi kurma, buah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin K ketika bayi menyusui.

10. Menjaga keseimbangan air dan garam
Kandungan potasium pada kurma adalah sesuatu yang penting karena bisa membantu memenuhi gizi ibu hamil dengan menjaga keseimbangan air dan garam dalam tubuh. Kekurangan mineral ini bisa memicu masalah yang berhubungan dengan ginjal.

Nah, itulah manfaat kurma untuk ibu hamil yang bisa Anda dapatkan. Perlu diketahui, bahwa khasiat kurma seperti yang dijelaskan di atas masih membutuhkan penelitian lanjutan. Ibu hamil dengan kondisi khusus, sebaiknya perlu konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kurma.



Baca  Juga :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar