Selasa, 22 Januari 2019

Sejarah, Resep, dan Jenis Keju Yang Di Gunakan dalam Membuat Kastengel

Sejarah, Resep, dan Jenis Keju Yang Di Gunakan dalam Membuat Kastengel - CAMILAN NUSANTARA


Kastengel merupakan camilan gurih yang telah hadir sejak jaman kolonial. Kue ini berasal dari negeri Belanda. Kastengel berasal dari kata Kaas yang berarti keju dan Stengel berarti batangan.  Konon resep kue kastengel ini diperkenalkan oleh nyonya-nyonya Belanda di masa kolonial penjajahan Hindia Belanda. Setelah sampai di Indonesia, ukuran kue dimodifikasi. Kue dipotong kecil-kecil disesuaikan dengan oven di sini yang ukurannya tak terlalu besar. Sedangkan untuk rasanya, tidak berubah, sama seperti rasa kastengel asli dari Belanda.

Di Indonesia, kastengel berbentuk kotak pendek. Ukuran panjangnya sekitar 5 centimeter. Di negara asalnya, kastengel ukuranya tidak sependek seperti yang kita kenal, tapi panjangnya mencapai sekitar 30 centimeter.

Di Indonesia, Kastengel merupakan kue klasik yang cukup diminati di event tertentu seperti pada Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Hari Natal dan hari raya lainnya. Biasanya penjualan Kastengel akan meningkat pesat menjelang hari raya. Kue ini merupakan kudapan wajib yang biasanya ada di meja meja tamu saat hari raya. Biasanya, kastengel disajikan dengan ditemani kue kering lain, seperti nastar dan putri salju.

Kastengel terbuat dari paduan tepung terigu, telur, margarin, dan keju. Cara membuatnya adalah dengan dipanggang di oven. Kue kering bertekstur renyah ini rasanya gurih dan asin karena menggunakan banyak keju. Bentuknya cantik dengan taburan keju di atasnya. Adonan kastengel ini mirip dengan adonan nastar. Bedanya, adonan kue kastengel dalam prosesnya menggunakan keju. Variasi keju yang digunakan untuk membuat kastengel tergantung selera.

Berikut beberapa jenis keju yang digunakan uuntuk membuat kastengel :

Keju cheddar adalah keju yang relatif keras, berwarna kuning pucat hingga putih gading, dan kadang-kadang memiliki rasa yang kuat.

Keju Edam ini kerap dijuluki sebagai keju apel karena berbentuk bulat dengan pembungkus yang terbuat dari parafin (lilin) berwarna merah seperti buah apel. Keju Edam memiliki rasa yang sangat lembut, sedikit asin atau terasa seperti kacang, keju ini juga tidak berbau bila dibandingkan keju lainnya.

Keju parmesan merupakan keju keras (hardcheese) dari italia. Berwarna kuning pucat dengan lubang-lubang kecil sebesar jarum. Keju parmesan umumnya menjadi matang dalam tiga bulan. Namun, proses pematangan dapat berlangsung hingga satu tahun dan membuat keju kehilangan lebih banyak air dan menjadi lebih keras.

Keju gouda ini namanya memang sedikit asing dibandingkan keju lainnya. Keju asal Belanda yang dijual dalam bentuk bulat atau kotak ini dapat ditemui di supermarket besar. Keju gouda bertekstur creamy. Uniknya, semakin tua umurnya, keju Gouda akan terasa manis seperti karamel dan bertekstur garing.

Berikut Resep Membuat Kue Kastengel 

Bahan Kue Kastengel:
200 gr unsalted butter / mentega tawar 
100 gr margarin 
3 btr kuning telur 
1 sdt garam 
1 sdt kaldu ayam bubuk 
250 gr keju tua (bisa memakai keju parmesan / edam / gouda) , diparut 
50 gr susu bubuk full cream 
450 gr tepung terigu protein rendah

Bahan Olesan dan Topping Kue Kastengel:

1 kuning telur ayam, kocok 
1 sdm madu 
50 gr keju cheddar, diparut

Cara Membuat Kue Kastengel:


  1. Pertama-tama siapkan wadah kemudian campurkan butter, margarin, garam, kaldu ayam bubuk, menggunakan mixer kecepatan sedang hingga rata. 
  2. Masukkan kuning telur satu persatu, aduk kembali hingga rata. 
  3. Ayak terlebih dahulu tepung & susu, lalu masukkan kedalam adonan sedikit demi sedikit sambil terus di aduk rata. 
  4. Masukkan keju (bisa pilih sesuai selera) yang telah diparut, aduk sampai rata. 
  5. Giling adonan setebal 0,8 cm. Potong-potong dengan ukuran kira-kira panjang 5 cm & lebar 0,8 cm. 
  6. letakkan adonan yang telah dibentuk di atas loyang yang sebelumnya telah di olesi sedikit margarin. 
  7. Campur 1 kuning telur dengan 1 sdm madu untuk bahan olesan. Olesi setiap adonan dengan bahan olesan, lalu taburkan keju cheddar parut diatasnya sesuai selera anda. 
  8. Panggang sampai matang pada oven dengan suhu 160-170ยบ selama kurang lebih 30 menit atau sampai matang. 
  9. Setelah matang dinginkan terlebih dahulu kastengel di atas rak kawat atau diamkan di loyangnya hingga mendingin, baru di masukkan ke dalam toples.

Tips Kue Kastengel:


  • Agar hasil kastengelnya sempurna gunakan tepung terigu protein rendah, jangan tepung terigu biasa.  
  • Keju yang dipakai untuk adonan kastengel bisa menggunakan keju parmesan, keju edam atau keju gouda. 
  • Timbang bahan-bahan dengan ukuran yang pas, jangan sampai ada bahan yang terlalu banyak, atau kue  kastengel anda akan gagal jadinya.  
  • Aduk adonan menggunakan mixer spiral, tapi ketika adonan terigu telah masuk, akan sulit mengaduk menggunakan mixer. Anda bisa memakai spatula kayu atau tangan untuk menggiling adonan. Dan jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan plastic.
  • Panaskan oven terlebih dahulu sebelum memanggang kue, agar proses pemanggangan kuenya  maksimal. Tes dulu suhu dalam oven sebelum memasukkan loyang kue. 
  • Jangan menyimpan kue yang masih panas langsung ke dalam toples atau kue akan mudah hancur. Selalu dinginkan dahulu kue sebelum dimasukkan kedalam toples atau wadah tertutup.  

Demikian Cara Membuat dan Resep Kue Kastengel dari kami. Silahkan mencobanya dan Semoga bermanfaat.


Baca Juga :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar