Minggu, 30 April 2017

Tips Mengolah Kacang Polong

Distributor Snack Curah , Hub. 0813.3103.0679 / Pin D7EC49CD / WA. 0878.5295.2906. Kacang Polong berasal dari tumbuhan Asia, ini juga masih sejenis dengan kapri (seringkali dicampuradukkan penamaannya). Berbeda dengan kapri, ercis hanya dimakan bijinya dan hampir tidak pernah dimakan dengan polongnya seperti kapri. Terhitung sejak ratusan bahkan ribuan tahun lalu telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan namun sekarang penggunaannya lebih banyak sebagai sayuran atau pakan.

Dalam budidaya di Indonesia, ercis tumbuh baik di daerah pegunungan berhawa sejuk dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, pada suhu seperti di daerah asalnya. Kita Juga Harus Pintar Memilih Serta Mengolah Jenis Kacang Ini Supaya Manfaatnya Baik Buat Kesehatan.

TIPS MENGOLAH KACANG POLONG

PINTAR MEMILIH…
Salah satu tips mengolah kacang polong yaitu pilih yang warna buahnya terlihat segar dan tidak pucat, tidak ada bagian yang rusak, dalam kondisi matang penuh, kulit buah mulus.
Hindari kacang-kacangan atau polong-polongan yang sudah kedaluwarsa. Cirinya, berwarna pucat/menua, berbau tengik, dan tercemar jamur. Ini pertanda bahwa kacang atau polong sudah mengandung aflatoksin (zat beracun). Untuk bahwa kacang tersebut aman maka dengan cara direndam di dalam air hangat. Bila mengapung, artinya  kacang sudah kering dan kopong.

PINTAR MENYIMPAN…
Buang kacang-kacangan yang tampak layu atau busuk. Bersihkan dari sisa kulit atau serat yang melekat, lalu simpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu kamar yang terhindar dari cahaya matahari dan lembap. Dengan cara ini, kacang-kacangan dapat bertahan sampai satu tahun.

PINTAR MENGOLAH…
Sebelum dimasak, rendam polong atau kacang kering agar teksturnya lembap, mudah dimasak, dan matang sempurna. Proses perendaman ini juga untuk melepaskan trypsin inhibitor (penghambat enzim protein) yang menghambat proses pencernaan. Buanglah air rendamannya, jangan ikut dimasak. Ada beberapa jenis perendaman, yaitu:
Slow soak: Rendam 500 gram kacang atau polong kering dengan 2,5 liter air selama 6-8 jam atau semalaman.
Hot soak: Rendam 500 gram kacang atau polong kering dengan 2,5 liter air mendidih. Diamkan selama 2-3 jam.
Istilah Quick soak berarti: Masukkan 500 gram kacang atau polong kering di dalam panci berisi 2,5 liter air. Didihkan selama 2-3 menit. Angkat dan diamkan pada suhu ruang selama 1 jam.
Ada Juga istilah Gas-free soak dengan cara: Rendam 500 gram kacang atau polong kering dengan 2,5 liter air mendidih. Rebus selama 2-3 menit. Angkat, tutup, dan diamkan semalaman. Hari berikutnya, cuci bersih, lalu masukkan 75%-95% gula (dari jumlah kacang atau polong kering). Gula akan mengempukkan kacang atau polong tersebut. Dengan menggunakan berbagai macam cara ini akan jadi lebih cocok untuk membuat isian atau selai didalamnya.

Masak kacang atau polong hijau (buncis, kacang polong, ercis) dengan cara direndam selama ± 5 menit dalam air mendidih (blanching). Angkat, rendam dalam air es. Simpan dalam wadah di lemari pendingin  untuk sarapan di pagi hari sebagai campuran salad atau omelette.
Tambahkan kacang atau polong ke dalam casserole, sayur, atau tumisan.  Dapat juga dihaluskan dan dibuat saus pekat untuk steak maupun cocolan kudapan.
Haluskan kacang atau polong, masak bersama gula, vanilla, daun pandan, atau perasa yang disuka. Jadilah selai legit beraroma

info mengenai aneka kripik dan camilan lain klik DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar