Minggu, 30 April 2017

Cara Praktis Membuat Kerupuk Anggur

Cara membuat keripik buah anggur

Terdapat berbagai macam tanaman di dunia ini salahsatunya adalah Buah anggur, buah yang sangat dikenal dengan olahan sebagai minuman. Buah anggur ini ditemukan pertama kali pada tahun 400 sebelum masehi di Timur Tengah. Buah anggur banyak diolah menjadi minuman fregmentasi alkohol pada tahun 2500 masehi di mesir. Masyarakat di Indonesia familiar dengan anggur merah dan anggur hijau.

Kali ini kita akan membahas sedikit tentang cara membuat kerupuk anggur yang mudah dan praktis tentunya. Cara mudah dan efektif untuk mengawetkan makanan sebagai bekal berkemah, memasak, atau hanya sebagai camilan. Makanan kering alias keripik biasanya dibuat dari buah-buahan dan sayuran yang lezat dan bergizi yaitu dengan cara dikeringkan. Keripik buah dapat juga dicampur dengan berbagai macam kacang, permen, atau makanan ringan lainnya. Sementara, keripik sayuran sebagai kudapan atau digunakan kembali dalam sup, semur, dan hidangan lainnya.

Oven merupakan salah satu pilihan untuk membuat keripik sayur dan buah-buahan. Ini bisa dilakukan hanya jika tidak ada mesin pengering makanan dan oven memiliki suhu kurang dari 90 derajat Celsius. Berikut langkah-langkahnya, seperti diulas Ehow:

1. Bersihkan makanan yang akan dikeringkan. Buang biji, lubang, dan setiap bagian makanan yang yang berserat keras juga bagian yang telah rusak.

2. Rebus buah-buahan dan sayuran untuk menghentikan proses enzimatik dan membunuh organisme yang dapat menyebabkan pembusukan. Waktu perebusan juga harus berbeda, tergantung jenis sayuran dan buah-buahan yang akan kita gunakan.

3. Disamping itu Untuk mencegah perubahan warna dari buah-buahan, celupkan ke dalam larutan air dan asam askorbat. Anda juga bisa menggunakan campuran jus lemon dan air.

4. Iris tipis buah dan sayuran. Beberapa buah-buahan, seperti aprikot, dapat dibagi dua. Atur semuanya didalam satu lapisan pada tempat atau loyang kue.

5. Nyalakan dan panaskan oven dengan suhu terendah, sekira 60 derajat Celsius. Apabila suhu terendah oven Anda tidak bisa mencapai suhu tersebut, maka gunakan suhu maksimal 75 derajat Celsius. Aturlah posisi pintu oven secara tidak rapat atau terbuka sedikit dengan keadaan tersangga sekira dua hingga tiga inci dengan handuk dapur yang dilipat. Tujuannya hanya mengeluarkan kelembapan serta memungkinkan sirkulasi udara dan mencegah suhu oven menjadi terlalu panas seandainya Anda tidak dapat mengaturnya pada suhu 60 derajat Celsius.

6. Keringkan buah-buahan dan sayuran sesuai petunjuk waktu. Pastikan sesekali membalikkannya agar kering sempurna.

7. Setelah didinginkan, simpan buah-buahan dan sayuran kering di wadah tertutup rapat, steril, dan telah dicuci bersih. Goyangkan botol yang berisi buah di dalamnya setiap hari selama sepekan atau dua pekan pertama dan coba anda lihat kelembapan makanan. Apabila terdapat tanda-tanda kelembapan di dalam sebuah toples, maka keringkan kembali di dalam oven. Sayuran dan buah-buahan akan berjamur jika tidak benar-benar kering.

8. Simpan makanan yang sudah diolah tersebut dalam keadaan kering di tempat yang gelap, dan dingin. Semakin dingin dimana tempat penyimpanan maka daya tahan makanan kering juga semakin lama.

Cemilan Nusantara juga menawarkan produk kripik salak dengan harga yang cukup bersaing bagi konsumen makanan ringan. Sekaligus menawarkan kesempatan untuk mendapatkan peluang bisnis bagi yang ingin berwirausaha membuka distribusi atau reseller makanan ringan khususnya dalam bidang cemilan. Untuk lebih lanjut mengenai cara pembelian secara retail atau grosir aneka kripik bisa lihat DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar